JAKARTA, Semaraknews.co.id – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buru-buru meredam isu panas pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Ia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto belum mengirimkan surat presiden (surpres) ke Dewan Perwakilan Rakyat.
Dengan kata lain, kabar bongkar-pasang pucuk Polri yang beredar belakangan ini masih sebatas gosip beraroma politik. “Belum ada surpres pergantian Kapolri ke DPR. Jadi, berkenaan dengan itu adalah tidak benar,” kata Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 13 September 2025.
Nada yang sama datang dari anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding. Ia memastikan, meja komisinya masih bersih dari surat sakti Prabowo. “Belum ada soal itu,” kata Sudding melalui pesan WhatsApp, Jumat, 12 September 2025.
Kenapa Gosip Ini Cepat Meledak?
Rumor soal pencopotan Kapolri memang makin ramai pasca gelombang demonstrasi besar di penghujung Agustus hingga awal September.
Puncaknya, saat kendaraan taktis milik Brimob melindas pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, hingga tewas pada 28 Agustus 2025. Peristiwa tragis itu menyulut desakan publik agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diturunkan.
BACA JUGA:Draf RUU Perampasan Aset Digodok Lagi, DPR Janji Sikat Harta Haram
Dua hari setelah insiden, Listyo sendiri sempat memberi komentar kalem. Ia tidak menolak atau membantah, hanya mengingatkan bahwa kursinya ada di tangan orang nomor satu RI. “Itu hak prerogatif Presiden,” kata Listyo di Kopi Koneng, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Layaknya prajurit, Listyo menegaskan siap kapan pun jika Presiden memerintahkan dirinya angkat kaki dari jabatannya. Tapi untuk saat ini, ia bilang komando Prabowo jelas agar Polri fokus menjaga stabilitas keamanan nasional.
Listyo bukan sosok baru di pucuk Bhayangkara. Ia naik sebagai Kapolri sejak era Jokowi tahun 2021. Kini, di masa Prabowo, posisinya kembali jadi sorotan.
Bedanya, jika dulu pergantian Kapolri kerap dianggap strategi politik biasa, kali ini desakannya muncul dari tragedi berdarah di jalanan.
BACA JUGA:Baru Jadi Menteri Keuangan, Purbaya Sudah Dapat Hadiah 55 Persen Sentimen Negatif
Sementara DPR dan Istana masih kompak bilang “belum ada surpres,” publik terus bertanya-tanya apakah Prabowo akan benar-benar mengganti Kapolri, atau gosip ini cuma bagian dari drama rutin antara isu politik dan tragedi kemanusiaan?