Sal Priadi Buka Suara soal Foto Bareng Sastrawan Sitok Srengenge: Sikap Saya Jelas!

Jumat 02-01-2026,16:07 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Musisi Sal Priadi akhirnya angkat bicara setelah foto dirinya bersama sastrawan Sitok Srengenge ramai diperbincangkan dan menuai kritik tajam di media sosial.

Unggahan tersebut memicu kekecewaan publik, mengingat Sitok memiliki rekam jejak dugaan kasus kekerasan seksual di masa lalu.

Melalui akun X (sebelumnya Twitter), pelantun lagu Gala Bunga Matahari itu menegaskan bahwa kehadirannya dalam foto tersebut sama sekali tidak dimaksudkan sebagai bentuk dukungan atau pembelaan terhadap Sitok.

Sal menjelaskan, pertemuan itu terjadi saat dirinya berkunjung ke rumah sahabatnya, Laire Siwi Mentari, yang merupakan anak Sitok Srengenge.

BACA JUGA:Sempat Viral Tren Lagu 'Gala bunga matahari', Sal Priadi Nangis Baca Kisah Netizen

Saat tiba di kediaman tersebut, Sal mendapati kedua orang tua temannya berada di rumah dan ia bersikap sebagaimana tamu pada umumnya.

"Saya main ke rumah anaknya. Pas masuk, ada bapak dan ibunya. Ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto,” tulis Sal dalam klarifikasinya, Jumat 2 Januari 2026.

Namun setelah foto tersebut beredar luas dan memicu reaksi publik, Sal segera merasa perlu meluruskan posisinya.

Ia menekankan bahwa dirinya tidak memiliki niat sedikit pun untuk membela atau membersihkan nama Sitok Srengenge, terutama terkait persoalan hukum yang pernah menyeret nama sastrawan tersebut.

“Mengetahui hal yang beredar dan ternyata ini sudah jadi urusan hukum, sikap saya jelas. Saya tidak membela,” tegasnya.

BACA JUGA:5 HP Terbaik Harga Rp3-6 Jutaan di 2026, Performa Ngebut Anti Boncos

Sal Priadi juga menyinggung adanya pihak-pihak yang mencoba menafsirkan foto tersebut sebagai bentuk keberpihakan.

Menurutnya, anggapan itu keliru dan berada di luar kendali dirinya.

“Kalau ada yang melintir, itu urusan mereka dengan interpretasinya sendiri,” lanjut musisi asal Malang tersebut.

Dalam pernyataannya, Sal bahkan menggunakan bahasa yang sangat lugas untuk menunjukkan ketidaksukaannya terhadap tindakan kekerasan seksual dan menegaskan posisi moralnya.

Kategori :

Terpopuler