Segmen telekomunikasi menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan Rp1,28 triliun, tumbuh 357 persen secara tahunan. Kontribusinya mencapai sekitar 82 persen terhadap total pendapatan perseroan.
Adapun laba bersih WIFI mencapai Rp496,8 miliar, naik 118 persen dibandingkan semester I tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut menunjukkan bisnis telekomunikasi menjadi motor utama pertumbuhan WIFI. Namun, di tengah ekspansi pelanggan dan peningkatan pendapatan, investor kini juga perlu mencermati bagaimana perseroan mengisi posisi yang ditinggalkan Hashim dan Henny serta apakah perubahan kepengurusan akan memengaruhi arah strategi perusahaan ke depan.
Kategori :