Geger! Mendikdasmen Larang Anak Main Game Roblox, Ini Alasannya
Geger! Mendikdasmen Larang Anak Main Roblox, Bisa Picu Tindakan Kekerasan di Dunia Nyata!-Ilustrasi-Istimewa
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Di balik serunya dunia game online yang dimainkan anak-anak, ternyata tersimpan ancaman yang tak disadari banyak orang tua.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memperingatkan keras bahaya game Roblox bagi anak-anak.
Game yang tampak “lucu” ini dinilai bisa mendorong anak meniru aksi kekerasan di dunia nyata tanpa mereka sadari.
BACA JUGA:Dealer TVS Kalimalang Resmi Beroperasi, Hadir dengan Layanan 3S Lengkap
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti kembali mengingatkan bahaya tersembunyi dari permainan daring Roblox bagi para siswa sekolah dasar.
Dalam pernyataannya, Mu’ti menegaskan bahwa Roblox memuat banyak konten yang menampilkan adegan kekerasan secara eksplisit, yang sangat berisiko jika dikonsumsi oleh anak-anak usia dini.
Ia menyebutkan bahwa anak-anak di jenjang SD masih berada dalam fase perkembangan intelektual yang membuat mereka belum mampu membedakan mana adegan yang nyata dan mana yang hanya rekayasa visual.
Hal ini memunculkan potensi bahaya ketika anak-anak, yang dikenal sebagai peniru ulung, tanpa sadar menirukan perilaku kekerasan yang mereka lihat dalam permainan tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA:Lulusan SPPI Jadi ASN Merangkap Komcad, Tugasnya Apa Aja Sih?
Mu’ti memberikan contoh sederhana, misalnya aksi membanting karakter dalam game yang dianggap wajar dan tidak berbahaya di dunia maya, bisa berubah menjadi tindakan nyata yang membahayakan jika ditiru anak-anak saat bermain dengan teman-temannya.
Hal ini tentu saja akan menjadi masalah serius yang dapat menimbulkan cedera fisik maupun trauma psikologis, baik bagi pelaku maupun korban.
"Misalnya mohon maaf ya, kalau di game itu dibanting, itu kan tidak apa-apa orang dibanting di game. Kalau dia main dengan temennya, kemudian temennya dibanting, kan jadi masalah," kata Mu'ti di hadapan siswa SDN Cideng 02 dalam rangka Kick-Off Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02 Pagi, Gambir, Jakarta Pusat,Rabu 6 Agustus 2025.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Mendikdasmen menegaskan pentingnya memberikan literasi digital sejak dini kepada anak-anak.
BACA JUGA:Isi Survei Ringan Dompet Langsung Tebal Sampai Rp350.000, Surveyon Buka Jalan Cepat Dapat Cuan!
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-