Daftar Pejabat Era Prabowo yang Mundur karena Ucapan Blunder dan Kinerja Zonk
Pejabat era Prabowo mundur bukan karena OTT, tapi gara-gara ucapan blunder dan kinerja zonk. Dari Rahayu Saraswati hingga Gus Miftah.-Foto: IG @gusmiftah-
BACA JUGA:Nadiem di Mata Mahfud: Orang Bersih, Tapi Gagap Birokrasi
Fenomena ini sejatinya bukan barang baru. Di era Presiden Jokowi, pernah juga ada pejabat yang mundur karena merasa gagal. Misalnya, Sigit Priadi Pramudito, Dirjen Pajak yang mundur pada 2015 karena target pajak tak tercapai. Lalu ada Djoko Sasono, Dirjen Perhubungan Darat, yang mundur usai gagal mengurai kemacetan parah di libur Natal dan Tahun Baru 2015–2016.
Kalau ditarik benang merahnya, mundurnya pejabat publik di Indonesia bisa dibilang jarang terjadi karena kesadaran moral atau kelemahan kinerja. Tapi ketika itu muncul di era awal Prabowo—mulai dari keponakan Presiden, pendakwah terkenal, hingga menteri—publik jadi punya tontonan politik yang lebih dramatis. Dan tak jarang, drama itu lahir bukan dari kebijakan, melainkan dari lidah yang tergelincir.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-