Virus Nipah dari Kelelawar Buah Masuk Daftar Prioritas WHO, Tingkat Kematian Capai 75 Persen

Virus Nipah dari Kelelawar Buah Masuk Daftar Prioritas WHO, Tingkat Kematian Capai 75 Persen

Fakta Mengerikan Virus Nipah yang Diwaspadai Dunia---Freepik

Gejala awal virus Nipah meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, sakit tenggorokan, dan muntah, menyerupai flu berat.

Pada tahap lanjut, virus Nipah dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti sesak napas dan pneumonia akut.

Gejala neurologis virus Nipah meliputi pusing, mengantuk, kebingungan, kejang, ensefalitis akut, penurunan kesadaran, hingga koma.

BACA JUGA:Soenarko: Geng Solo Jokowi Masih Jadi Virus di Kabinet Prabowo

Cara Diagnosis Virus Nipah

Diagnosis virus Nipah dilakukan dengan evaluasi riwayat perjalanan ke wilayah berisiko seperti India bagian barat, India selatan, dan Bangladesh.

Selain itu, konfirmasi virus Nipah dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium menggunakan metode RT-PCR untuk mendeteksi materi genetik virus.

Pengobatan Virus Nipah

Hingga kini, belum tersedia pengobatan spesifik maupun vaksin untuk virus Nipah.

Penanganan virus Nipah bersifat suportif dan simtomatik, bertujuan mengurangi keparahan gejala serta mencegah komplikasi pada sistem pernapasan, otak, dan saraf.

Cara Mencegah Virus Nipah

Pencegahan virus Nipah dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer berbasis alkohol.

Masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker dan menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi membawa virus Nipah.

Selain itu, hindari mengonsumsi buah yang jatuh ke tanah atau memiliki bekas gigitan kelelawar untuk mencegah virus Nipah.

Selalu konsumsi makanan yang dimasak dengan baik dan hindari bepergian ke wilayah yang sedang mengalami wabah virus Nipah.

Seberapa Berbahaya Virus Nipah?

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis dengan tingkat kematian yang tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen.

Tingkat fatalitas virus Nipah bergantung pada kondisi pasien serta strain virus yang menginfeksi.

Meski belum ditemukan kasus virus Nipah di beberapa negara, pengawasan ketat tetap diperlukan karena penyakit ini tergolong sangat berbahaya dan wajib dilaporkan segera jika ditemukan kasus suspek.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya