Honda Brio Listrik Siap Masuk Indonesia? Harga Rp322 Juta Tantang Wuling Air EV di 2026!
Honda Super One-ilustrasi-berbagai sumber
SEMARAKNEWS.CO.ID - Setelah sukses besar lewat model bensin, Honda Brio kini dikabarkan siap hadir dalam versi listrik dengan nama Honda Super One atau yang lebih populer disebut Brio EV.
Dengan estimasi harga sekitar Rp322 juta, mobil listrik kompak ini digadang-gadang bakal menjadi penantang serius Wuling Air EV yang selama ini mendominasi segmen kendaraan listrik terjangkau di Tanah Air.
Lantas, apakah Honda Brio listrik benar-benar akan jadi primadona baru? Berikut ulasan lengkapnya.
Sinyal kehadiran Brio listrik semakin kuat setelah munculnya kode kendaraan JG6 A EV ZZE di data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.
Kode tersebut menunjukkan:
- Status kendaraan: EV (Electric Vehicle)
- NJKB: sekitar Rp257 juta
Dari angka ini, jika dihitung dengan pajak dan biaya lain, maka estimasi harga on the road (OTR) di Jakarta bisa mencapai:
- PKB (2%): Rp 5,14 juta
- BBNKB (12,5%): Rp 32,12 juta
- PPN (12%): Rp 32,38 juta
- Biaya admin: Rp 818 ribu
Total estimasi: Rp 322,3 juta
Namun, harga ini masih bisa berubah tergantung strategi pabrikan dan biaya distribusi.
Desain Kompak, DNA Sporty Khas Honda
Honda Super One pertama kali diperkenalkan dalam ajang Japan Mobility Show 2025.
Mobil ini punya karakter:
- Panjang sekitar 3.589 mm (lebih pendek dari Brio biasa)
- Desain lebih futuristik dan sporty
- Mengusung konsep “fun to drive”
Banyak yang menyebut mobil ini sebagai “penerus spiritual” Honda Jazz dalam versi listrik.
Target pasarnya jelas:
Anak muda
Keluarga kecil
Pengguna urban yang butuh mobil praktis dan ramah lingkungan
Siap Duel Sengit dengan Wuling Air EV
Saat ini, pasar mobil listrik murah masih dikuasai Wuling Air EV, dengan harga:
- Rp214 juta (Lite Standard Range)
- Rp307 juta (Pro Long Range)
Keunggulan Wuling Air EV:
- Jarak tempuh lebih dari 300 km
- Harga lebih terjangkau
- Sudah terbukti di pasar
Sementara itu, Brio EV:
- Lebih mahal (Rp322 juta)
- Brand kuat Honda
- Potensi fitur lebih modern
Artinya, persaingan akan sangat ketat di segmen ini.
BACA JUGA:7 Motor Matic Terbaru 2026 yang Wajib Dilirik, Desain Makin Keren dan Fitur Semakin Canggih!
Tantangan Besar Brio EV di Indonesia
Meski menjanjikan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi Honda:
1. Subsidi Berakhir
Program subsidi PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) berakhir di 2025.
Dampaknya: harga mobil listrik bisa naik di 2026.
2. Infrastruktur Charging
Stasiun pengisian daya masih terbatas, terutama di luar kota besar.
3. Spesifikasi Belum Jelas
Hingga kini belum ada informasi resmi terkait:
- Kapasitas baterai
- Jarak tempuh
- Waktu pengisian daya
Ini jadi faktor krusial bagi calon pembeli.
Peluang Besar di Tengah Target Nasional
Pemerintah Indonesia menargetkan:
2 juta mobil listrik beroperasi pada 2030
Dalam konteks ini, kehadiran mobil seperti Brio EV sangat penting karena:
- Menyasar segmen menengah
- Harga relatif lebih terjangkau dibanding EV premium
- Brand Honda punya loyalitas tinggi
Apakah Brio EV Layak Ditunggu?
Dengan harga Rp322 juta, Brio EV memang tidak menjadi yang termurah. Namun, jika Honda mampu menawarkan:
Jarak tempuh kompetitif
Fitur modern
Kualitas dan layanan purna jual kuat
Maka mobil ini bisa menjadi game changer di pasar EV Indonesia.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-