Alasan Harga Mobil Listrik Bekas Bisa Turun hingga 50 Persen
Mobil Listrik Erolis-ilustrasi-berbagai sumber
SEMARAKNEWS.CO.ID - Banyak orang mulai mempertimbangkan mobil listrik sebagai kendaraan harian karena biaya operasionalnya yang relatif lebih rendah dibanding mobil berbahan bakar bensin.
Tak hanya unit baru, pasar mobil listrik bekas juga mulai dilirik oleh konsumen yang ingin merasakan pengalaman berkendara kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun sebelum memutuskan membeli mobil listrik bekas, ada sejumlah hal penting yang perlu dipahami.
Pasalnya, harga mobil listrik bekas diketahui bisa mengalami depresiasi yang cukup tinggi dibandingkan mobil konvensional.
Biaya Operasional Mobil Listrik Lebih Murah
Salah satu alasan utama orang tertarik membeli mobil listrik adalah efisiensi biaya.
Mobil listrik memiliki beberapa keunggulan dibanding kendaraan berbahan bakar minyak, seperti:
- biaya pengisian energi lebih murah dibandingkan bensin
- perawatan lebih sederhana
- jumlah komponen mesin lebih sedikit
- suara mesin lebih halus
Selain itu, motor listrik dan baterai pada mobil listrik modern umumnya dirancang dengan daya tahan tinggi dan dilengkapi garansi dari pabrikan.
Namun kondisi ini tidak selalu sama ketika mobil tersebut sudah memasuki pasar kendaraan bekas.
BACA JUGA:Waspada Odometer Mobil Bekas Dimanipulasi! Begini Cara Mengetahui Jarak Tempuh Asli Sebelum Membeli
Harga Mobil Listrik Bekas Bisa Turun Drastis
Menurut sejumlah pengamat industri otomotif, harga mobil listrik bekas cenderung mengalami penurunan yang cukup tajam dalam beberapa tahun pertama pemakaian.
Bahkan dalam beberapa kasus, harga mobil listrik bekas bisa turun hingga sekitar 50 persen setelah 3 hingga 4 tahun penggunaan.
Fenomena ini disebabkan oleh beberapa faktor utama yang mempengaruhi nilai jual kendaraan listrik di pasar mobil bekas.
Faktor Penyebab Depresiasi Mobil Listrik Bekas
1. Teknologi Mobil Listrik Terus Berkembang
Industri kendaraan listrik berkembang sangat cepat. Hampir setiap tahun, produsen otomotif meluncurkan mobil listrik baru dengan teknologi yang lebih canggih.
Hal ini membuat model lama menjadi cepat tertinggal, baik dari segi jarak tempuh baterai, fitur teknologi, maupun efisiensi energi.
Akibatnya, mobil listrik generasi sebelumnya mengalami penurunan nilai yang lebih cepat dibandingkan mobil konvensional.
2. Strategi Harga dari Pabrikan
Strategi pemasaran yang dilakukan produsen mobil listrik juga ikut mempengaruhi harga mobil bekas.
Beberapa pabrikan sering memberikan harga promosi khusus untuk pembeli pertama, sehingga harga unit baru bisa jauh lebih murah dibandingkan harga normal.
Menurut Agung Iskandar, strategi seperti ini membuat harga mobil listrik bekas menjadi sulit dipertahankan.
“Depresiasi masih ada. Sekarang strategi pabrikan kan berbeda. Misalnya dua ribu unit pembelian pertama dapat harga spesial. Jadi susah ya,” ujar Agung.
Pernyataan tersebut disampaikan Agung yang menjabat sebagai Direktur di OLXMobbi.
BACA JUGA:BYD Scorpio X1 Resmi Meluncur! Motor Listrik Premium dengan Jarak Tempuh 200 Km Sekali Cas
3. Kondisi Baterai yang Menurun
Faktor lain yang mempengaruhi harga mobil listrik bekas adalah kondisi baterai.
Seperti perangkat elektronik lainnya, performa baterai mobil listrik akan menurun seiring waktu dan penggunaan.
Penurunan kapasitas baterai ini membuat jarak tempuh mobil menjadi lebih pendek dibandingkan saat pertama kali digunakan.
Karena baterai merupakan komponen paling mahal dalam mobil listrik, kondisi baterai menjadi faktor utama yang menentukan harga kendaraan bekas.
4. Garansi Baterai Bisa Hangus
Hal lain yang cukup krusial adalah masalah garansi baterai.
Pada beberapa model mobil listrik, garansi baterai hanya berlaku untuk pemilik pertama kendaraan.
Artinya, jika mobil dijual ke tangan kedua, maka garansi tersebut bisa saja tidak berlaku lagi.
Hal ini juga diakui oleh Agung Iskandar.
“Masalahnya juga di garansi baterai. Beberapa mobil listrik garansi baterainya akan hangus kalau unitnya pindah tangan. Kita hambatannya begitu,” jelasnya.
Ketika garansi baterai hilang, calon pembeli tentu akan lebih berhati-hati karena biaya penggantian baterai bisa sangat mahal.
Tips Membeli Mobil Listrik Bekas
Meski memiliki risiko depresiasi tinggi, mobil listrik bekas tetap bisa menjadi pilihan menarik jika dipilih dengan tepat.
Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan sebelum membeli mobil listrik bekas:
Periksa Kondisi Baterai
Pastikan untuk mengecek kesehatan baterai atau battery health.
Idealnya baterai masih memiliki kapasitas di atas 80 persen agar performa kendaraan tetap optimal.
Cek Riwayat Servis
Riwayat servis kendaraan bisa memberikan gambaran bagaimana mobil tersebut dirawat oleh pemilik sebelumnya.
Periksa Garansi yang Masih Berlaku
Pastikan apakah garansi baterai masih aktif atau sudah tidak berlaku.
Jika masih berlaku, hal ini tentu menjadi nilai tambah.
Bandingkan Harga Pasar
Lakukan riset harga mobil listrik bekas di berbagai platform agar tidak membeli kendaraan dengan harga yang terlalu mahal.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-