Waspada! 8 Makanan di Kulkas Ini Bisa Jadi Sumber Keracunan Jika Disimpan Terlalu Lama
Daftar Makanan di Kulkas yang Berbahaya Jika Disimpan Terlalu Lama---Freepik
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Banyak orang menganggap kulkas sebagai tempat paling aman untuk menyimpan makanan.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Suhu dingin memang dapat memperlambat pertumbuhan bakteri, tetapi tidak membunuhnya secara total.
Faktanya, ada jenis bakteri tertentu yang justru tetap bisa berkembang di suhu rendah.
Kondisi ini membuat makanan yang tampak masih layak konsumsi bisa berubah menjadi sumber keracunan jika disimpan terlalu lama.
Kasus keracunan makanan dari makanan rumahan pun bukan hal langka. Bahkan, sebagian besar terjadi akibat kesalahan penyimpanan di dalam kulkas.
Berikut ini daftar makanan yang perlu diwaspadai karena berpotensi berbahaya jika disimpan melebihi batas aman.
1. Telur Rebus
Telur rebus sering dianggap tahan lama karena sudah matang. Namun, setelah direbus, lapisan pelindung alami pada cangkang justru hilang.
Akibatnya, bakteri seperti salmonella lebih mudah masuk. Telur rebus sebaiknya hanya disimpan maksimal 3 hari di kulkas.
Ciri berbahaya:
- Bau menyengat seperti belerang
- Tekstur berlendir
- Warna kuning telur berubah kehijauan
2. Nasi Putih
Nasi sisa adalah salah satu penyebab keracunan paling umum. Bakteri Bacillus cereus dapat bertahan saat proses memasak dan berkembang setelah nasi dingin.
Nasi sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 24 jam, atau maksimal 2 hari jika disimpan di kulkas.
Ciri berbahaya:
- Bau asam
- Tekstur lengket tidak normal
- Muncul bintik hitam atau warna berubah
3. Olahan Ayam
Ayam matang sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri. Meskipun terlihat masih baik, bakteri bisa berkembang di dalamnya.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-