Jakarta Gelap 1 Jam! Pemprov DKI Jadwalkan Pemadaman Lampu Serentak 2026, Ini Lokasi dan Tujuannya

Jakarta Gelap 1 Jam! Pemprov DKI Jadwalkan Pemadaman Lampu Serentak 2026, Ini Lokasi dan Tujuannya

Menarik! PLN Berikan Diskon Listrik 50% -Ilustrasi -Istimewa

SEMARAKNEWS.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar aksi pemadaman lampu serentak di sejumlah wilayah Ibu Kota sepanjang 2026.

Program ini menjadi bagian dari kampanye besar penghematan energi sekaligus upaya menekan emisi karbon di tengah isu perubahan iklim yang semakin serius.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Sadikin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bersifat partisipatif. Artinya, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, pengelola gedung, hingga pelaku usaha diajak ikut terlibat.

BACA JUGA:Hyundai IONIQ 3 Resmi Diperkenalkan, Mobil Listrik Hatchback Kompak dengan Jarak Tempuh Hampir 500 Km

Pemadaman lampu dijadwalkan berlangsung selama satu jam, tepatnya pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Kegiatan ini akan digelar dalam tiga momen penting, yakni pada 25 April 2026 dalam rangka Hari Bumi, 13 Juni 2026 saat Hari Lingkungan Hidup, serta 26 September 2026 bertepatan dengan Hari Ozon Sedunia.

Langkah ini mengacu pada kebijakan resmi pemerintah daerah melalui Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 yang mendorong aksi nyata penghematan energi di wilayah perkotaan.

BACA JUGA:Nike PHK 1.400 Karyawan Global, Divisi Teknologi Jadi Sasaran Utama Strategi “Win Now”

Secara teknis, pemadaman lampu akan menyasar berbagai titik strategis. Mulai dari gedung-gedung pemerintahan, jalan protokol, hingga ikon kota seperti Monumen Nasional dan kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Selain itu, sejumlah jalan utama seperti Sudirman, MH Thamrin, hingga Rasuna Said juga akan ikut gelap selama satu jam.

Tak hanya itu, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga gedung swasta juga diimbau untuk berpartisipasi dalam aksi ini. Namun, fasilitas vital seperti rumah sakit dan layanan kesehatan tetap dikecualikan demi menjaga operasional.

Menurut Dudi, tujuan utama dari pemadaman lampu ini bukan sekadar simbolis. Lebih dari itu, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya efisiensi energi serta kontribusi kecil yang bisa berdampak besar bagi lingkungan.

 

“Kegiatan ini mendorong pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus membangun budaya hemat energi di masyarakat,” ujarnya.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya