Prabowo Semprot Pengkritik Harga Beras, Ribut di Medsos Doang Jangan Kalau Tak Pernah Pegang Cangkul
Prabowo meminta pengkritik harga beras menanam padi sendiri. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan tinggi demi hidup lebih sejahtera.-Foto: Antara-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras kepada pihak-pihak yang terus mengkritik mahalnya harga beras. Menurutnya, mereka yang ribut soal harga belum tentu memahami beratnya perjuangan petani dari menanam hingga menghasilkan beras.
Prabowo bahkan menyarankan para pengkritik untuk mencoba menanam padi sendiri jika merasa harga beras saat ini terlalu mahal. Ia menilai petani juga berhak memperoleh penghasilan yang layak dari hasil kerja keras mereka.
“Kalau ada yang mengatakan harga beras terlalu mahal, suruh mereka ikut menanam padi. Kalau petani tidak boleh memperoleh penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka menanam padi sendiri,” kata Prabowo saat berpidato dalam panen raya TNI di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Mantan Menteri Pertahanan itu kemudian melempar candaan. Menurutnya, TNI bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman bahkan bisa menyiapkan lahan khusus bagi mereka yang gemar mengkritik agar bisa merasakan langsung bagaimana sulitnya bertani.
“Suruh mereka menanam sendiri. Enak saja,” ujar Prabowo.
BACA JUGA:Dua Boks Bukti Masuk Gedung Bundar, Kasus Eks Jampidsus Resmi Pindah Lapak ke Kejagung
Prabowo menegaskan kesejahteraan petani harus menjadi prioritas. Ia menilai tidak adil jika petani diminta menjual hasil panennya dengan harga murah, sementara mereka menanggung seluruh risiko produksi sejak awal musim tanam.
Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menyebut petani dan nelayan sebagai kelompok yang selama ini menjaga dapur bangsa tetap mengepul. Tanpa mereka, kebutuhan pangan masyarakat tidak akan terpenuhi.
“Terima kasih kepada para petani dan nelayan Indonesia. Kalian adalah pahlawan yang sesungguhnya. Kalianlah yang menghasilkan pangan bagi kita semua,” tutur Prabowo.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo membuka panen raya tebu, kedelai, dan padi yang digelar serentak di 43 titik di berbagai daerah di Indonesia. Agenda tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan nasional yang melibatkan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Dalam pidatonya, Prabowo mengapresiasi pelaksanaan panen raya terintegrasi yang diinisiasi TNI. Ia menilai urusan ketahanan pangan tidak bisa dibebankan hanya kepada Kementerian Pertanian, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
“Saya sangat menghargai semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa,” kata Prabowo.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-