Muktamar NU Memanas! Ada Paket Istana, AHWA, Duit, sampai Tuduhan Perintah Prabowo

Muktamar NU Memanas! Ada Paket Istana, AHWA, Duit, sampai Tuduhan Perintah Prabowo

Muktamar NU memanas dengan isu paket Istana, AHWA, insentif, hingga dugaan perintah Presiden Prabowo dalam perebutan kursi Ketua Umum PBNU.-Foto: Semarak/AI-

Pada saat yang sama, muncul aspirasi dari sejumlah pengurus NU daerah agar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ikut maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.

Namun, Cak Imin menghadapi persoalan yang mirip dengan Nasaruddin Umar. Sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, ia harus meninggalkan jabatan di kabinet jika maju dan kemudian terpilih menjadi Ketua Umum PBNU.

Muhaimin mengakui memang ada aspirasi dari pengurus daerah agar dirinya maju. “Ada, tapi enggak banyak kayaknya,” ujar politikus yang akrab disapa Cak Imin itu, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Anggota Dewan Syura PKB Maman Imanulhaq mengatakan partainya menghormati aspirasi yang muncul dari anggota NU maupun muktamirin. Nama Said Aqil Siroj, menurut Maman, sempat mengemuka sebagai calon anggota AHWA dan rais am ketika PKB menggelar ijtimak ulama di Jakarta pada akhir Juli 2026.

“PKB tidak menempatkan muktamar sebagai arena perebutan kekuasaan,” tuturnya pada Rabu, 26 Agustus 2026.(*)

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya