Prabowo Mau Gratiskan Sekolah sampai Kampus, Duitnya dari Uang Koruptor?
Prabowo menyebut anggaran pertahanan Indonesia masih kecil dan lebih dari 360 kabupaten belum memiliki kehadiran satuan TNI.-Foto: Antara-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Pendidikan negeri dari sekolah dasar sampai universitas ingin digratiskan Presiden Prabowo Subianto. Rencana itu akan dibahas dalam rapat terbatas yang segera digelar pemerintah. Soal duitnya, Prabowo menunjuk satu sumber yang menurutnya selama ini justru menguap ke mana-mana, uang hasil korupsi.
Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta International Convention Center, Jumat, 18 September 2026. Dalam pidatonya, ia menegaskan biaya pendidikan pada seluruh jenjang sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri harus gratis.
“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” kata Prabowo.
Rencana menggratiskan pendidikan itu muncul setelah Prabowo bicara soal sejumlah pekerjaan pemerintah yang menurutnya masih harus dikebut. Ia menyebut pemerintah selama hampir dua tahun terus bekerja mengejar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Memang akhirnya kami dituduh kurang berkomunikasi. Kurang berkomunikasi, karena kita kerja terus kita ngejar rakyat tidak bisa menunggu lagi,” ujar Prabowo.
BACA JUGA:Layanan Air Jakarta Terganggu, PAM Jaya Berikan Kompensasi untuk 44.872 Pelanggan di 10 Kelurahan
Menurut Prabowo, daftar pekerjaan rumah pemerintah masih panjang. Mulai dari membangun jembatan di desa, memperbaiki sekolah yang rusak, sampai memperbaiki kesejahteraan guru dan hakim.
“Gaji-gaji guru harus diperbaiki, gaji-gaji hakim harus diperbaiki. Karena kita mau menghabiskan korupsi, kita tidak mau hakim-hakim kita disogok, kita tidak mau hakim-hakim kita dibeli. Perawat-perawat kita harus diurus, dokter-dokter kita harus diurus,” katanya.
Setelah itu, Prabowo mengarahkan pembicaraan pada biaya pendidikan. Ia mengatakan pemerintah akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas bagaimana pendidikan negeri bisa dibuat gratis dari SD, SMP, SMA hingga universitas negeri.
Persoalan berikutnya tentu saja klasik. Kalau semuanya gratis, uangnya dari mana?
Prabowo menyebut salah satu sumber pembiayaan dapat berasal dari uang negara yang berhasil dikembalikan dari praktik korupsi. Kekayaan yang sebelumnya dicuri, menurut dia, harus dikembalikan dan kemudian digunakan untuk kepentingan masyarakat.
“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri,” kata Prabowo.
Pernyataan tersebut sekaligus memperluas gagasan pendidikan gratis yang sebelumnya telah disampaikan Prabowo. Dalam pidato mengenai RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026, ia menyatakan pemerintah akan memperjuangkan pendidikan gratis bagi anak-anak Indonesia di sekolah negeri.
Kini gagasan itu dinaikkan satu tingkat. Bukan cuma sekolah, tetapi juga universitas negeri masuk dalam daftar yang ingin dibebaskan dari biaya pendidikan. Tinggal menunggu bagaimana rencana tersebut diterjemahkan menjadi kebijakan, berapa anggarannya, dan seperti apa mekanisme pelaksanaannya.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-