Pasien Kanker Tak Cuma Butuh Terapi, Ini Alasan MRCCC Perkuat Perawat Onkologi Kini
Pasien Kanker Tak Cuma Butuh Terapi, MRCCC Perkuat Perawat Onkologi Kini-@halodoc-Instagram
SEMERAKNEWS.CO.ID – Perawatan pasien kanker tidak hanya bergantung pada terapi dokter. MRCCC Siloam Semanggi menargetkan 80 persen perawatnya menjadi perawat onkologi dalam lima hingga 10 tahun ke depan.
Langkah ini ditempuh karena kebutuhan pasien kian kompleks, mencakup pengelolaan gejala dan efek samping terapi, edukasi, koordinasi perawatan, serta dukungan bagi pasien dan keluarga. Head of Nursing MRCCC Siloam Semanggi Fretty Lamria Manalu menyebut perawat berinteraksi intensif dengan pasien sepanjang perawatan.
“Pasien kanker tidak hanya membutuhkan terapi yang tepat, tetapi juga seseorang yang memahami apa yang terjadi pada tubuhnya selama menjalani terapi, membantu mengenali perubahan kondisi, memberikan edukasi, dan menghubungkan berbagai kebutuhan pasien dengan tim yang merawatnya. Di situlah peran oncology nurse menjadi sangat penting,” ujar Fretty.
Ia mengatakan teknologi pengobatan kanker berkembang sangat cepat, tetapi pendampingan langsung tetap penting. “Perkembangan teknologi untuk pengobatan kanker memang begitu cepat. Namun, human touch dari perawat tidak bisa digantikan. Dalam 24 jam, perawat berjalan bersama pasien,” katanya.
Pengembangan kompetensi itu menjadi bagian dari layanan kanker berbasis tim multidisiplin atau multidisciplinary team (MDT ). Tim tersebut melibatkan dokter, perawat, apoteker, radiografer atau radiation therapist, ahli gizi, psikolog, rehabilitasi medik, dan tim paliatif sesuai kebutuhan pasien.
BACA JUGA:Prabowo Mau Pendidikan Negeri Gratis, Duitnya dari Mana? Teddy Ungkap Ambisi Besarnya
Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi Tries Nainggolan mengatakan penguatan sistem keperawatan diarahkan pada pelayanan terintegrasi. “Magnet Recognition with Distinction bukan sekadar pengakuan terhadap keperawatan, tetapi mencerminkan bagaimana sebuah organisasi membangun sistem yang memungkinkan berbagai keahlian bekerja bersama untuk memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi. Bagi kami, keunggulan keperawatan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan kualitas pelayanan terbaik bagi pasien kanker,” ujar Tries.
Pada 2026, MRCCC Siloam Semanggi meraih Magnet® with Distinction dari American Nurses Credentialing Center (ANCC). Penilaiannya mencakup kepemimpinan, pemberdayaan perawat, praktik profesional, inovasi, pengembangan pengetahuan, dan hasil pelayanan terukur, menggunakan Magnet Model dengan lima komponen utama: Transformational Leadership, Structural Empowerment, Exemplary Professional Practice, New Knowledge, Innovations & Improvements, serta Empirical Outcomes.
BACA JUGA:Anak Krakatau Turun Level, Tapi Jangan Geer! 224 Kali Erupsi, Warga Tetap Dilarang Mendekat
Pengakuan itu diberikan kepada organisasi yang melampaui ambang penilaian Magnet Recognition. Bagi MRCCC, capaian tersebut menjadi tolok ukur pengembangan praktik dan kompetensi perawat kanker.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-