Baru Dicopot Jadi Kapolri, Listyo Sigit Langsung Naik Kelas Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Listyo Sigit Prabowo bakal dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Dudung Abdurachman setelah digantikan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.-Foto: Antara-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Pergantian jabatan di lingkar kekuasaan kembali berlangsung cepat. Baru saja meninggalkan kursi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut bakal menempati posisi baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Dudung Abdurachman.
Sigit mengungkapkan dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada Kamis siang, 1 Oktober 2026. Kabar itu disampaikan Sigit saat berada di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
“Katanya saya akan dilantik menjadi KSP,” kata Sigit di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis siang.
Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai perpindahan jabatan tersebut, Sigit memilih tidak banyak memberikan keterangan. Ia meminta publik menunggu sampai prosesi pelantikan selesai.
“Tapi nanti jelasnya pada saat selesai dilantik,” ujarnya.
Perpindahan Sigit ke kursi Kepala Staf Kepresidenan terjadi bersamaan dengan pergantian pucuk pimpinan Polri. Kursi yang ditinggalkannya sebagai Kapolri bakal ditempati Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto.
Sigit sendiri menduduki jabatan Kapolri sejak Januari 2021. Presiden Joko Widodo melantiknya pada 27 Januari 2021 untuk menggantikan Jenderal Idham Azis yang memasuki masa purna tugas pada 1 Februari 2021.
BACA JUGA:Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Masuk Babak Bukti, Denny Klaim Temukan Bukti Baru Tiap Hari
Ironisnya, proses pergantian Kapolri berlangsung nyaris secepat perpindahan pemain dalam bursa transfer. Pada Kamis pagi, Komisi III DPR sudah menggelar uji kepatutan dan kelayakan terhadap Suyudi sebagai calon Kapolri baru.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan DPR telah menerima surat Presiden Prabowo bernomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Surat tersebut berisi usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.
“Maka pagi tadi kami sudah menghadiri rapat Badan Musyawarah dan tadi sudah dibuka. Hari ini kita ingin mendengar visi misi dan poin-poin apa yang akan disampaikan Pak calon Kapolri dalam acara hari ini,” kata Habiburokhman di ruang Komisi III DPR, Jakarta, Kamis.
Uji kepatutan dan kelayakan Suyudi berlangsung sekitar 30 menit. Dari waktu tersebut, Suyudi menggunakan sekitar 22 menit untuk memaparkan visi dan misinya sebagai calon Kapolri.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-