Mirwan Suwarso Akhirnya Buka Suara Soal Cesc Fabregas Pergi Usai Bawa Como ke Liga Champions
Mirwan Suwarso mempersilakan Cesc Fabregas meninggalkan Como tanpa kompensasi. Simak klausul kontrak, perjalanan klub, dan peluang karier sang pelatih.-medium.com-medium.com
SEMARAKNEWS.CO.ID - Presiden Como Mirwan Suwarso menyatakan Cesc Fabregas bebas meninggalkan klub jika ingin mencari tantangan baru. Ia juga menegaskan tidak akan meminta kompensasi, termasuk bila pelatih tersebut memilih pindah secara mendadak.
Pernyataan itu disampaikan Suwarso dalam acara Piers Morgan’s Football Uncensored. Ia tidak menyangkal laporan mengenai klausul kontrak Fabregas yang memungkinkan sang pelatih pindah ke Barcelona, Chelsea, atau Arsenal dengan nilai kompensasi relatif kecil.
BACA JUGA:Rano Karno bertemu Jeong Sang-hun di Seoul, Agenda Kerjasama Kota Global dan Pendidikan di 2027
Namun, bagi Suwarso, masa depan Fabregas tidak semata ditentukan oleh klausul. “Dia tidak butuh klausul untuk pergi ke mana pun yang dia inginkan,” ujarnya. Ia menyebut Fabregas lebih dari sekadar rekan kerja dan telah menjadi teman.
Suwarso bahkan memberi contoh jika Fabregas menelepon keesokan hari dan mengatakan ingin pindah ke Leverkusen. Jawaban yang akan diberikan, menurutnya, adalah: “Jika itu yang ingin Anda lakukan, silakan pergi.” Ia kemudian menambahkan, “Saya tidak butuh kompensasi apa pun.”
Fabregas mulai menangani Como U-19 dan tim B pada musim panas 2023, setelah mengakhiri kariernya sebagai pemain di klub tersebut. Ia lalu sempat menjadi pelatih kepala sementara, sebelum berperan sebagai asisten hingga akhir musim ketika Como mengamankan promosi ke Serie A.
BACA JUGA:Laga Perpisahan Lionel Messi Bikin Scaloni Menangis, Apa Arti Akhir Era Argentina?
Setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala permanen, Fabregas membawa Como menutup musim lalu di posisi keempat Serie A. Pencapaian itu mengantar klub meraih tiket Liga Champions. Como dijadwalkan menghadapi Manchester United pada akhir bulan ini.
Nama Fabregas pun mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar setelah performa Como meningkat. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu juga pernah memperkuat timnas Spanyol. Namun, sumber tidak menyebut Fabregas telah memutuskan untuk meninggalkan Como.
Di sisi lain, ia menyimpan hubungan emosional dengan Arsenal. Dalam laga persahabatan pramusim melawan klub London itu, Fabregas mengatakan pengalaman di Arsenal memengaruhi pendekatannya di Como. Ia menyebut klub tersebut berusaha mencontoh stabilitas, nilai, dan budaya Arsenal.
BACA JUGA:Timnas Indonesia Naik ke Posisi 116 Ranking FIFA Usai Kazakhstan Gagal Menang di Nations League
Suwarso menilai kontribusi Fabregas selama dua tahun terakhir turut membangun struktur sepak bola klub, bukan hanya meningkatkan performa di lapangan. Ia bahkan menyamakan peran Fabregas dengan Johan Cruyff di Barcelona. Meski menganggapnya seperti keluarga, Suwarso menegaskan Como tidak dapat menahan orang yang tidak ingin berada di sana.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-