Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Bikin Pernyataan Kontroversial Soal Kepemimpinan Wasit

Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Bikin Pernyataan Kontroversial Soal Kepemimpinan Wasit

Media Vietnam mempertanyakan wasit, sementara AFC memuji kemenangan Timnas Indonesia.--

SEMARAKNEWS.CO.ID - Timnas Indonesia menjadi perhatian sepak bola internasional setelah menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar itu diraih seusai skuad Garuda mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2, setelah final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK ), Senin, 5 Oktober 2026, berakhir 2-2 selama 120 menit.

Kemenangan tersebut mengakhiri penantian trofi senior Indonesia selama 35 tahun sejak SEA Games 1991. Media sepak bola 433 menulis, “Indonesia memenangkan gelar ASEAN FIFA untuk pertama kalinya.” AFC menulis, “Indonesia muncul sebagai juara perdana Piala ASEAN FIFA. Setelah pertarungan sengit dengan Thailand, tuan rumah menang tipis 4-2 dalam adu penalti setelah final berakhir 2-2.”

BACA JUGA:Timnas Indonesia Naik ke Posisi 116 Ranking FIFA Usai Kazakhstan Gagal Menang di Nations League

Kronologi laga berlangsung berliku. Indonesia lebih dulu unggul melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84. Iklas menyamakan kedudukan tiga menit kemudian. Pada babak tambahan, Thailand berbalik memimpin melalui Peeradol, sebelum tandukan Elkan Baggott membuat skor kembali 2-2.

Di adu penalti, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama berhasil menjalankan tugas. Emil Audero menggagalkan eksekusi Natapong, sedangkan sepakan Sarach membentur tiang. Sumber juga mencatat Thailand bermain dengan 10 pemain setelah Nicolas menerima kartu merah.

Sorotan lain datang dari perhitungan ranking FIFA. Karena kemenangan ditentukan melalui penalti, laga dihitung imbang. Indonesia hanya mendapat tambahan 3,35 poin, bukan 5,85 poin penuh, sehingga mengoleksi 1166,50 poin dan tetap berada di peringkat 117. Posisi final menunggu rilis resmi FIFA pada Rabu, 7 Oktober 2026.

BACA JUGA:Mirwan Suwarso Akhirnya Buka Suara Soal Cesc Fabregas Pergi Usai Bawa Como ke Liga Champions

Media Vietnam Bao Tuoi Tre mempertanyakan apakah Indonesia mendapat perlakuan istimewa sejak penunjukan tuan rumah, pembagian grup, hingga keputusan di lapangan. Sorotan mereka tertuju pada kemenangan 9-2 atas Bangladesh di SUGBK, yang membantu Indonesia menyingkirkan Malaysia dari Grup A.

Bao Tuoi Tre menyoroti tambahan waktu yang memungkinkan Kevin Diks dan Mitchell Baker mencetak gol pada menit 90+6 dan 90+7. Media itu bahkan memuat tuduhan bahwa tuan rumah seolah dibukakan jalan menuju juara. Namun, artikel sumber mengingatkan bahwa menurut regulasi FIFA pasal 7, waktu tambahan di papan resmi merupakan batas minimum dan wasit dapat menambahkannya bila ada waktu terbuang.

Pujian AFC dan sorotan 433 menunjukkan perhatian meluas, tetapi sumber tidak memuat tanggapan resmi dari federasi atau wasit terkait tuduhan tersebut.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler