Survei CELIOS Bikin Istana Gerah, Gerindra Sebut Rakyat Stres Cuma Didramatisasi

Survei CELIOS Bikin Istana Gerah, Gerindra Sebut Rakyat Stres Cuma Didramatisasi

Gerindra membantah survei CELIOS soal tekanan publik. Sebanyak 82 persen responden mengeluhkan pajak dan pungutan pemerintah yang memberatkan.-Foto: SinPo-

Survei CELIOS dan Kabinet Bayangan melibatkan 1.142 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui Meta Ads dengan metode non-probability sampling, kemudian dilengkapi pembobotan agar sesuai dengan karakteristik populasi berusia di atas 17 tahun.

Metode tersebut perlu menjadi catatan ketika membaca hasilnya. Karena responden tidak dipilih melalui pengambilan sampel probabilitas, hasil survei tidak otomatis memiliki tingkat keterwakilan dan margin of error yang sama dengan survei berbasis sampel acak.

Pada akhirnya, perdebatan ini bukan cuma soal apakah survei CELIOS mendramatisasi keadaan atau tidak. Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana pemerintah membaca keluhan masyarakat. Kritik boleh diperdebatkan, metodologi survei boleh diuji, dan klaim politik boleh dibantah. Namun, jika angka tekanan ekonomi dianggap berlebihan, jawaban yang paling berguna bagi publik adalah menunjukkan data pembanding dan menjelaskan kebijakan yang dapat meringankan beban rumah tangga.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler