Gelombang Boikot Trans7 Usai Tayangan Diduga Lecehkan Pondok Pesantren Lirboyo, FMPN Angkat Suara

Selasa 14-10-2025,21:06 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Gelombang kecaman terhadap Trans7 terus membesar di media sosial setelah sebuah tayangan dianggap melecehkan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Tayangan tersebut dinilai telah menyinggung kehormatan pesantren dan para kiai, memicu seruan luas untuk memboikot stasiun televisi tersebut dengan tagar #BoikotTrans7 yang kini ramai di berbagai platform digital.

Forum Mahasiswa Pagar Nusa Kecam Keras Tayangan Trans7

Forum Mahasiswa Pagar Nusa (FMPN) menjadi salah satu pihak yang paling vokal menentang tayangan tersebut.

Melalui pernyataan resmi, Ketua Steering Committee FMPN, Rizky Imam Mukti, menyampaikan kekecewaan mendalam atas konten yang dianggap melecehkan lembaga pendidikan Islam yang telah berkontribusi besar bagi bangsa.

BACA JUGA:Menaker Yassierli Janji UMP 2026 Terapkan Keputusan MK: UMS Wajib Kembali, Standar Hidup Layak Jadi Tolak Ukur

“Sebagai santri yang tumbuh dalam tradisi pesantren, kami tidak bisa diam ketika simbol keilmuan dan akhlak pesantren dilecehkan. Tayangan ini jelas merendahkan martabat lembaga pendidikan Islam yang selama ini menjadi benteng moral bangsa,” tegas Rizky.

Tayangan Dinilai Tak Beretika dan Tak Pahami Kehidupan Pesantren

FMPN menilai, konten yang ditayangkan Trans7 telah melampaui batas etika dengan menggambarkan pesantren secara tidak pantas.

Pondok Pesantren Lirboyo—yang dikenal luas sebagai pusat pendidikan Islam dan tempat lahirnya ribuan ulama, kiai, serta tokoh bangsa—menjadi pihak yang paling dirugikan atas representasi negatif di layar televisi nasional.

“Di pesantren, kami tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga akhlak, tata krama, dan adab kepada guru dan kiai. Tayangan ini menunjukkan ketidaktahuan terhadap nilai-nilai luhur pesantren,” lanjut Rizky.

Menurutnya, kritik terhadap lembaga pendidikan bukan hal yang tabu, tetapi harus disampaikan secara beradab dan dengan pemahaman yang benar terhadap konteks budaya dan agama.

BACA JUGA:BEM PTNU Se-Nusantara Kecam Statsiun TV Swasta atas Tayangan yang Dianggap Lecehkan Kiai dan Pesantren Lirboyo

Gelombang Reaksi Netizen dan Santri Seluruh Indonesia

Dalam hitungan jam setelah tayangan itu muncul, media sosial dipenuhi komentar pedas dan seruan boikot terhadap Trans7.

Ribuan warganet, santri, dan alumni pesantren menyuarakan kekecewaan mereka, menilai stasiun televisi tersebut tidak sensitif terhadap nilai keagamaan.

Mereka menilai, pesantren bukan sekadar tempat belajar, melainkan rumah kedua bagi jutaan santri di seluruh Indonesia—tempat ditempanya nilai-nilai kejujuran, kesederhanaan, dan keikhlasan.

BACA JUGA:Pernyataan Panas Purbaya: Ekonomi Jokowi Pincang, Zaman SBY Justru Makmur!

Tuntutan FMPN kepada Trans7

Kategori :