Warga, pendaki, dan wisatawan dilarang memasuki area dengan jarak 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi, khususnya kawasan Kawah Verbeek. Zona ini dianggap paling berbahaya dan berpotensi terdampak langsung erupsi.
2. Waspada Potensi Banjir Lahar
Masyarakat yang tinggal di sepanjang lembah serta aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar, terutama saat intensitas hujan meningkat.
3. Gunakan Masker Saat Hujan Abu
Apabila terjadi hujan abu, warga diimbau memakai masker untuk melindungi saluran pernapasan dan mencegah gangguan kesehatan seperti ISPA.
BACA JUGA:Kisah Haru Ahn Jae-gwan, Pekerja Kafe yang Donasikan Organ sebelum Meninggal
4. Jaga Kondusivitas dan Hindari Informasi Hoaks
PVMBG meminta seluruh pihak menjaga ketenangan, tidak menyebarkan informasi palsu, serta tidak terpancing isu yang sumbernya tidak jelas. Masyarakat diminta mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.
5. Koordinasi Antardaerah
Pemerintah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG–Badan Geologi Bandung atau Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi untuk mendapatkan pembaruan resmi terkait kondisi gunung.
6. Akses Informasi Resmi
Informasi terbaru mengenai aktivitas Gunung Marapi dapat dipantau melalui kanal resmi Badan Geologi dan PVMBG:
7. Website Badan Geologi: geologi.esdm.go.id
- Website PVMBG: vsi.esdm.go.id
- Magma Indonesia: magma.esdm.go.id
- Aplikasi Magma Indonesia di Google Playstore
- Media sosial PVMBG (Facebook, Twitter, Instagram): @pvmbg_.