Gunung Marapi Meletus, Masyarakat Diimbau Waspadai Lahar dan Hujan Abu

Gunung Marapi Meletus, Masyarakat Diimbau Waspadai Lahar dan Hujan Abu

Aktivitas Marapi Meningkat: Erupsi Terekam 51 Detik, Abu Capai Wilayah Agam-@zikra_arahman -Instagram

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Gunung Marapi yang berada di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Selasa, 2 Desember 2025 sekitar pukul 10.34 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa erupsi tersebut terekam jelas melalui seismogram.

Dalam keterangan resmi, PVMBG menyebutkan bahwa aktivitas erupsi tercatat dengan amplitudo maksimum 30,3 mm dan berlangsung selama kurang lebih 51 detik.

Namun, kolom abu vulkanik tidak dapat terpantau secara visual. Gunung Marapi hingga kini masih berstatus Level II atau Waspada.

BACA JUGA:Status Gunung Semeru Turun Menjadi Level III Siaga, Aktivitas Vulkanik Mulai Menurun

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Ahmad Rifandi menjelaskan bahwa rekomendasi kewaspadaan tetap diberlakukan bagi masyarakat.

"Warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar lereng serta aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi diimbau untuk mengantisipasi potensi bahaya lahar, terutama pada musim hujan.

Rifandi menambahkan, hujan abu juga dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga masyarakat perlu menggunakan masker untuk mencegah gangguan pernapasan seperti ISPA.

BACA JUGA:Gunung Semeru Meletus 137 Kali dalam 24 Jam, BPBD Lumajang: Status Masih Waspada!

Erupsi ini menyebabkan sebaran abu vulkanik mencapai sejumlah wilayah di Kabupaten Agam, meski tingkat ketebalannya berbeda-beda.

Warga diminta tetap tenang namun waspada serta terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang.

PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat seiring meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Marapi.

Berikut imbauan lengkap yang perlu diperhatikan:

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya