Sering Rebahan Main HP Sampai Larut Malam? Hati-Hati Tech Neck Bisa Bikin Leher Rusak Diam-Diam
Sindrom Tech Neck--Google
SEMARAKNEWS.CO.ID ---- Rebahan sambil scrolling media sosial atau maraton video di smartphone memang jadi kebiasaan favorit banyak orang, sob. Apalagi setelah capek beraktivitas seharian, posisi santai di kasur sambil pegang HP terasa paling nyaman untuk melepas penat.
Tapi tanpa disadari, kebiasaan kecil itu ternyata bisa memicu masalah kesehatan serius yang kini makin sering dibahas dunia medis, yaitu tech neck atau sindrom leher akibat penggunaan gadget berlebihan.
Kondisi ini bukan sekadar pegal biasa. Kalau terus dibiarkan, tech neck bisa memicu nyeri kronis, gangguan postur tubuh, hingga masalah tulang belakang dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Bela Rocky Gerung, Mahfud MD: Acara TV Sekarang Bukan Debat Rasional, Tapi Tontonan Adu Urat Leher
Apa Itu Tech Neck dan Kenapa Kini Makin Banyak Dialami?
Tech neck adalah kondisi ketika leher dan bagian atas tulang belakang mengalami tekanan berlebih akibat posisi kepala yang terlalu lama menunduk saat melihat layar smartphone, tablet, atau laptop.
Dalam istilah medis, kondisi ini juga sering disebut text neck, gamer neck, cell phone neck, hingga turtle neck syndrome. Semua istilah tersebut mengarah pada masalah yang sama, yakni stres berulang pada otot dan tulang leher akibat postur tubuh yang salah saat menggunakan perangkat teknologi.
Saat seseorang rebahan sambil menopang kepala untuk melihat HP, otot leher bekerja jauh lebih keras dibanding posisi tubuh normal. Semakin lama posisi itu dipertahankan, semakin besar juga tekanan yang diterima leher dan tulang belakang.
Sob, banyak orang mengira rasa pegal setelah bermain HP hanyalah efek biasa. Padahal jika terjadi terus menerus, kondisi itu bisa berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
BACA JUGA:Leher Hitam Bikin Insecure? Coba Pakai Skincare Ini untuk Mengatasinya
Kebiasaan Rebahan Main HP Jadi Pemicu Utama
Aktivitas seperti scrolling TikTok, membalas chat, membaca berita, hingga binge watching drama sering membuat seseorang lupa waktu. Tanpa sadar, kepala terus berada di posisi menunduk dalam durasi lama.
Di posisi normal, kepala manusia memiliki berat sekitar 4 sampai 5 kilogram. Namun ketika kepala menunduk hingga sudut tertentu saat melihat smartphone, tekanan pada leher bisa meningkat berkali-kali lipat.
Inilah yang membuat otot leher cepat tegang dan mudah mengalami peradangan. Jika berlangsung terus menerus, tubuh akan mulai menunjukkan berbagai tanda gangguan.
Masalahnya lagi, kebiasaan ini kini tidak hanya dialami orang dewasa yang bekerja di depan komputer. Anak-anak usia sekolah juga mulai banyak mengalami gejala serupa karena tingginya aktivitas di depan layar gadget.
BACA JUGA:Sederet Tips Ampuh Hilangkan Daki Leher yang Menganggu Penampilan
Gejala Tech Neck yang Sering Dianggap Sepele
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-