Robot Cina Sudah Lari Kencang, Indonesia Baru Sibuk Mengejar

Robot Cina Sudah Lari Kencang, Indonesia Baru Sibuk Mengejar

Airlangga Hartarto menyebut Indonesia harus mengejar kemajuan AI dan robotika Cina. Temuan dari WAIC 2026 akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo.-Foto: Antara-

Perhentian pertama adalah Unitree Robotics, perusahaan asal Hangzhou yang berdiri pada 2016 dan dikenal sebagai salah satu pengembang robot berkaki empat serta robot humanoid. Produk-produknya mencakup seri Go, A, dan B untuk robot berkaki empat, serta humanoid H1, G1, dan H2.

Nama Unitree sempat menarik perhatian dunia setelah robot buatannya tampil dalam Gala Festival Musim Semi CCTV saat perayaan Tahun Baru Imlek di Cina. Pada WAIC 2026, perusahaan tersebut kembali memamerkan kemampuan robot G1 dan H2 yang mampu melakukan kung fu secara otonom, termasuk gerakan salto ke belakang, parkour, hingga koreografi Drunken Fist.

Stan berikutnya yang dikunjungi adalah Deep Robotics. Perusahaan yang juga berbasis di Hangzhou itu berdiri pada 2017 dengan fokus mengembangkan robot berkaki empat dan robot humanoid untuk kebutuhan industri, otomasi, hingga penelitian.

Produk andalannya, seri Jueying, dirancang untuk membantu inspeksi jaringan listrik, operasi pencarian dan penyelamatan, serta pemantauan wilayah yang berisiko tinggi bagi manusia.

Kunjungan terakhir dilakukan ke Connected and Intelligent Technologies Co., Ltd. atau CICT. Perusahaan milik negara di bawah China Information Technology Group tersebut bergerak di bidang kendaraan cerdas yang saling terhubung serta sistem transportasi pintar.

Sejak berdiri pada 2012, CICT mengembangkan standar teknologi Cellular Vehicle-to-Everything atau C-V2X, sekaligus solusi untuk kolaborasi kendaraan dan jalan, konektivitas cerdas, kendaraan otonom, hingga kokpit pintar.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler