Survei SMRC Tampar Koperasi Merah Putih, Makin Dikenal Malah Makin Diragukan Publik
Survei SMRC menunjukkan optimisme publik terhadap Koperasi Merah Putih terus menurun, meski semakin banyak masyarakat mengenal program itu.-Foto: Antara-
“Kalau harga gabah berada di bawah standar yang kami tetapkan, koperasi bisa mengambil alih dan membeli gabah, jagung, serta komoditas lainnya,” ujar Zulhas di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Ia menambahkan pemerintah masih menyelesaikan penyusunan Peraturan Presiden yang akan menjadi dasar operasional Koperasi Desa Merah Putih.
“Semua ini dilakukan secara bertahap karena tidak mungkin dijalankan sekaligus,” kata Zulhas di Graha Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai saluran utama distribusi berbagai barang bersubsidi. Kebijakan tersebut akan mengubah pola penyaluran subsidi nasional yang selama ini berjalan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.
“Saya memutuskan seluruh barang bersubsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Barang bersubsidi untuk rakyat tidak boleh diperjualbelikan sehingga yang benar-benar membutuhkan itulah yang menerimanya,” ujar Prabowo.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-