Istana Panggil 150 Bos Besar di Tengah Ekonomi yang Lesu, Prabowo Kumpulkan Kadin Cari Jalan Selamat

Istana Panggil 150 Bos Besar di Tengah Ekonomi yang Lesu, Prabowo Kumpulkan Kadin Cari Jalan Selamat

Prabowo mengumpulkan 150 pengusaha Kadin di Istana untuk membahas strategi menghadapi gejolak ekonomi global dan memperkuat pertumbuhan nasional.-Foto: Antara-

JAKARTA, Semaraknews.co.id – Saat tekanan ekonomi global belum juga reda, Presiden Prabowo Subianto memilih mengumpulkan para pelaku usaha ke Istana Kepresidenan Jakarta. Sekitar 150 pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menghadiri pertemuan yang digelar pada Jumat, 31 Juli 2026.

Agenda itu bukan sekadar seremoni. Pemerintah dan dunia usaha sama-sama ingin menyamakan langkah menghadapi ketidakpastian ekonomi dan gejolak geopolitik yang masih membayangi.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan seluruh pimpinan Kadin dari 38 provinsi hadir memenuhi undangan Presiden. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk membahas strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi dari daerah.

“Mereka ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama dapat meningkatkan perekonomian dari daerah,” kata Anindya di Istana Kepresidenan Jakarta.

Tak hanya jajaran Kadin daerah, sekitar 30 asosiasi dan himpunan pengusaha juga ikut dalam pertemuan tersebut. Dengan komposisi peserta yang beragam, Anindya optimistis pembahasan akan berlangsung dinamis.

BACA JUGA:Survei Prabowo Rontok, Isu Reshuffle Meledak! Istana Malah Bilang Kabinet Masih Aman

“Jadi seharusnya diskusinya akan sangat menarik,” ujarnya.

Anindya mengingatkan bahwa pertemuan semacam ini bukan yang pertama. Pada Agustus tahun lalu, Prabowo juga sempat mengundang para pengusaha Kadin ke kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. Saat itu, kata Anindya, Prabowo telah mengingatkan bahwa dunia akan menghadapi tekanan ekonomi dan situasi geopolitik yang bergejolak.

“Seperti yang sedang terjadi sekarang,” ucapnya.

Menurut Anindya, kondisi tersebut membuat kalangan pengusaha ingin kembali duduk bersama pemerintah untuk mencari langkah terbaik menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian. Ia menilai optimisme tetap harus dijaga, namun hanya bisa diwujudkan melalui koordinasi yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha.

Dalam pertemuan itu, Prabowo juga mengundang sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Hadir di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

BACA JUGA:Pagar Tinggi di Mall jadi Polemik Warganet, APPBI Bantah Isu Demo dan Kerusuhan Besar-besaran

Beberapa hari sebelum agenda di Istana berlangsung, Anindya lebih dulu bertemu dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin, 27 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi hingga penguatan industri kendaraan listrik nasional.

Teddy mengatakan pembahasan juga menyoroti kesiapan ekosistem kendaraan listrik sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat lahirnya motor listrik nasional.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya