Terjun Payung Bawa Foto Prabowo di HUT RI, Upacara Kemerdekaan atau Panggung Pencitraan?

Terjun Payung Bawa Foto Prabowo di HUT RI, Upacara Kemerdekaan atau Panggung Pencitraan?

Wajah Prabowo berkibar lewat aksi penerjun TNI di HUT ke-81 RI. Istana menyebutnya bentuk kebanggaan dan apresiasi kepada Presiden.-Foto: YouTube Sekretariat Presiden.-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026, tidak cuma diisi upacara bendera. Langit di atas Monumen Nasional juga mendadak menjadi panggung atraksi ketika 17 prajurit Komando Pasukan Khusus atau Kopassus TNI terjun dari ketinggian 10 ribu kaki.

Para penerjun membentuk formasi di udara sebelum mendarat di lapangan Monas yang berada tepat di seberang Istana. Aksi itu tentu bukan sekadar soal siapa yang paling cepat sampai tanah. Di tengah langit Jakarta, para prajurit juga membentangkan bendera Merah Putih berukuran 12 x 8 meter.

Namun ada satu pemandangan yang membuat atraksi tersebut terasa berbeda. Di antara aksi terjun payung dan kibaran Merah Putih, para penerjun juga membawa foto Presiden Prabowo Subianto dalam ukuran besar.

Potret resmi Prabowo terpampang di udara dan dibawa para penerjun saat mereka melayang menuju daratan. Kalau biasanya kemerdekaan dirayakan dengan bendera, kali ini wajah presiden ikut mendapat jatah terbang.

“Terbentang dengan gagah dan penuh kehormatan, bendera yang menampilkan sosok Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” kata pembawa acara dalam siaran langsung upacara yang ditayangkan melalui akun YouTube resmi Sekretariat Presiden.

BACA JUGA:81 Tahun Merdeka tapi Rakyat Masih Susah, BEM UI Mau Demo Rebut Kemerdekaan di Bundaran HI Besok

Pembawa acara kemudian mengaitkan aksi tersebut dengan rekam jejak Prabowo ketika masih aktif sebagai prajurit TNI. Saat menjabat Komandan Jenderal Kopassus, disebutkan bahwa penerjun dari satuan tersebut pernah memecahkan rekor terjun payung.

Para prajurit Kopassus yang ambil bagian dalam perayaan HUT ke-81 RI itu diterjunkan menggunakan pesawat CN295 milik Skadron Udara 2 dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat tersebut diterbangkan Letnan Kolonel Penerbang Ari Purba Kusuma.

Di darat, Presiden Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam upacara kenegaraan tersebut.

Namun, tidak semua anggota Kabinet Merah Putih ikut meramaikan upacara di Istana. Sejumlah menteri dan wakil menteri justru berada jauh dari Jakarta untuk mengikuti upacara di wilayah yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan keputusan sejumlah pejabat pemerintah untuk tidak mengikuti upacara di Istana berkaitan dengan kondisi bencana yang sedang dihadapi masyarakat NTT.

BACA JUGA:Tambang Dikeruk, Rakyat Cuma Kebagian Debu, Megawati Sentil Keserakahan Penguasa SDA

“Jadi ada beberapa menteri dan wakil menteri anggota Kabinet Merah Putih yang melaksanakan upacara tidak di Jakarta,” ujar Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin pagi.

Di satu sisi, Istana menyuguhkan atraksi militer dengan bendera raksasa dan wajah Presiden yang melayang di langit Jakarta. Di sisi lain, sebagian anggota kabinet memilih berada di daerah yang sedang berhadapan dengan dampak gempa.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler