71 Korban KM Virgo Masih Hilang, 64 Tewas, Tim SAR Belum Mau Menyerah

71 Korban KM Virgo Masih Hilang, 64 Tewas, Tim SAR Belum Mau Menyerah

Sebanyak 71 korban KM Virgo masih dalam pencarian. Dari 243 korban, 172 telah ditemukan, termasuk 64 orang meninggal dunia.-Foto: Antara-

JAKARTA, Semaraknews.co.id -- Sebanyak 71 korban kecelakaan Kapal Motor Virgo Transport-8 masih dalam pencarian hingga Sabtu, 26 September 2026. Dari total 243 korban, tim SAR gabungan sejauh ini telah menemukan 172 orang dalam operasi pencarian yang masih terus berlangsung.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafii, mengatakan setiap korban yang ditemukan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. Fokus tim saat ini masih tertuju pada 71 korban yang belum ditemukan sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga mereka.

"Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga," kata Syafii dalam keterangan resmi, Sabtu, 26 September 2026.

Dari 172 korban yang telah ditemukan, sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan. Sementara 64 lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Angka tersebut membuat operasi pencarian belum bisa dianggap selesai, sebab masih ada puluhan korban yang nasibnya belum diketahui.

Pada Sabtu sore, tim selam gabungan kembali bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Penyelaman Sortie-IV dilakukan dari KN SAR Kamajaya pada pukul 16.05 WITA untuk mencari kemungkinan korban yang masih berada di sekitar lokasi kecelakaan.

Lima menit kemudian, tepatnya pukul 16.10 WITA, tim SAR berhasil mengangkat satu paket ke permukaan. Sebanyak empat paket kemudian dibawa menuju KRI Gusti Ngurah Rai untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA:Guruh Soekarnoputra Wafat, Surya Paloh Bongkar Curhat soal Ambisi Jadi Ketum PDIP

Pencarian juga meluas hingga wilayah yang memungkinkan ditemukannya korban atau barang terkait kecelakaan. Kantor SAR Palangka Raya melaporkan pada pukul 11.52 WIB tim SAR gabungan kembali mengevakuasi satu paket berwarna hitam yang ditemukan di Sungai Cabang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Upaya evakuasi berlanjut hingga malam. Pada pukul 18.18 WITA, HS Panther 1311 mendarat di Lanud Syamsudin Noor dengan membawa empat paket hasil evakuasi. Paket tersebut selanjutnya diserahkan untuk proses identifikasi dan penanganan sesuai prosedur.

Syafii mengatakan koordinasi antarunsur SAR gabungan terus diperkuat. Pencarian tidak hanya dilakukan di lokasi utama kecelakaan, tetapi juga menyasar wilayah lain yang dinilai berpotensi menjadi tempat ditemukannya korban.

Di tengah operasi yang belum tuntas ini, satu angka masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim SAR, yakni 71. Mereka belum ditemukan, sementara 64 korban lainnya telah ditemukan meninggal dunia. Bagi keluarga, operasi SAR bukan sekadar soal angka statistik, melainkan tentang satu nama yang sampai sekarang belum mendapat kepastian.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya