AHY Sentil Soal Takhta, Prabowo Balik Puji Kritik Demokrat: Jangan Mabuk Kekuasaan!
AHY mengingatkan kekuasaan punya batas waktu. Prabowo merespons dengan memuji kritik dan koreksi sebagai bagian penting dari demokrasi.-Foto: Antara-
Dalam pidatonya pada 5 September, AHY juga mengingatkan bahwa kekuasaan bukanlah barang pribadi yang bisa dimiliki selamanya. Kekuasaan, kata dia, merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu.
“Kekuasaan datang dan pergi, jabatan ada waktunya, pemilu memiliki siklusnya, tapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai,” kata Agus pada Sabtu, 5 September 2026.
Pesan itu disampaikan ketika Demokrat sedang berada di dalam koalisi pendukung pemerintahan Prabowo. AHY sendiri saat ini menjabat Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Dengan begitu, pidato AHY memang terdengar seperti pengingat kepada kader sendiri agar tidak terlalu nyaman dengan kursi kekuasaan. Sebab pemilu punya kalender, jabatan punya masa berlaku, sementara rakyat tetap punya urusan yang jauh lebih panjang daripada umur sebuah pemerintahan.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-