Prabowo Semprot Jenderal Salon, Sindir Petinggi yang Tak Mau Bangun Negeri
Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet peraih emas Asian Games 2026. Bonus ini tiga kali lipat dari SEA Games 2025.-Foto: Antara-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras kepada para petinggi TNI dan Polri yang dinilainya terlalu nyaman berada di balik meja. Dalam pidatonya di Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026, Prabowo mengingatkan para jenderal agar tidak berubah menjadi “jenderal salon”, istilah yang ia gunakan untuk menyindir pemimpin yang enggan turun langsung ke lapangan.
Di hadapan jajaran pemerintah, TNI, dan Polri, Prabowo menegaskan seorang pemimpin tak cukup hanya tampil rapi. Menurutnya, seorang jenderal harus bersedia turun ke medan, melihat langsung persoalan, bahkan rela pakaiannya kotor demi menjalankan tugas.
“Para panglima dan para jenderal jangan menjadi jenderal salon yang maunya selalu bersih. Sesekali sepatu seorang jenderal harus kotor. Kalau perlu celananya juga harus kotor sampai selutut,” ujar Prabowo, sebagaimana disiarkan Sekretariat Presiden.
Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tampak hadir mendengarkan arahan Presiden.
Meski begitu, Prabowo menyelipkan guyonan agar pesan tersebut tidak disalahartikan. Ia mengingatkan para jenderal agar tidak sengaja mengotori sepatu hanya demi memberi kesan rajin ketika bertemu kepala negara.
“Tetapi jangan sampai kalau mau menghadap presiden justru sepatunya sengaja dikotori. Itu ilmu zaman dulu, jangan dipakai lagi,” ucapnya disambut tawa hadirin.
Kunjungan Prabowo ke Batang bukan hanya untuk menyampaikan arahan kepada aparat. Dalam agenda yang sama, ia meresmikan akad massal sebanyak 62 ribu unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan nilai mencapai Rp880 miliar.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus memperkuat pembiayaan sektor perumahan nasional.
Prabowo mengatakan pemerintah terus mencari berbagai cara agar semakin banyak masyarakat yang dapat memiliki rumah.
“Kami bekerja keras melalui berbagai program dan terus memikirkan cara terbaik untuk melipatgandakan jumlah rumah yang dapat dimiliki rakyat,” katanya.
BACA JUGA:Media Vietnam Takut Mitchell Baker, Timnas Indonesia Punya Senjata BaruTop Score AFF 2026
Dalam acara itu, Prabowo juga berdialog melalui konferensi video dengan sejumlah debitur dari berbagai daerah yang mengikuti akad massal secara serentak.
Ia menyebut program tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak di seluruh Indonesia.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-