Prabowo Bunyikan Alarm Perang Dunia! Warga Diminta Siap Mental
Prabowo siapkan lomba kota terbersih dengan hadiah Rp20 miliar bagi lima pemenang. Targetnya, Indonesia bebas gunungan sampah pada akhir 2027.-Foto: Antara-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Presiden Prabowo Subianto melempar peringatan keras soal situasi geopolitik global yang dinilainya kian mengkhawatirkan. Menurutnya, konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda, bahkan berpotensi meluas dan membawa dampak yang lebih serius bagi banyak negara, termasuk Indonesia.
Karena itu, Prabowo meminta seluruh elemen bangsa tidak lengah. Ia menilai Indonesia harus mulai menyiapkan diri sejak dini agar tidak gagap menghadapi efek berantai dari konflik yang terus membesar.
“Perang di Timur Tengah, kita harus siap secara mental bahwa konflik ini akan berlangsung panjang, akan meluas, dan akan semakin memburuk,” ujar Prabowo di Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026, sebagaimana disiarkan Sekretariat Presiden.
Di tengah ancaman tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai Indonesia masih memiliki modal penting untuk bertahan. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki disebutnya menjadi keunggulan yang dapat dimanfaatkan untuk menghadapi tekanan akibat gejolak dunia.
Prabowo mengingatkan bahwa krisis global yang sedang terjadi bukan persoalan kecil. Menurutnya, perang yang berlangsung saat ini berpotensi memicu dampak luas yang membahayakan stabilitas banyak negara sehingga seluruh komponen bangsa harus menjaga kekompakan.
“Krisis dunia bukanlah krisis yang ringan. Krisis dunia itu nyata. Perang sangat berbahaya dan sangat dahsyat. Karena itu, kita harus tetap kompak,” katanya.
Mantan Menteri Pertahanan itu memastikan pemerintah akan berupaya bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih cermat agar dampak gejolak global tidak semakin membebani masyarakat. Fokus utamanya, kata dia, adalah menjaga roda ekonomi tetap bergerak dan menghasilkan manfaat yang bisa dirasakan rakyat.
“Kita akan bekerja dengan sangat cepat agar segera memberikan hasil nyata kepada rakyat dan terus menggerakkan perekonomian kita,” ujar Prabowo.
Dalam kunjungannya ke Batang, Prabowo juga meresmikan pelaksanaan akad massal 62 ribu unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan total pembiayaan mencapai Rp880 miliar di kawasan Puri Delta City Side Batang.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap kepemilikan rumah sekaligus memperkuat pembiayaan sektor perumahan nasional.
BACA JUGA:Tan Kian Jadi Target Tim 9, Kejagung Perketat Penyidikan Kasus TPPU Febrie
Prabowo mengatakan pemerintah masih terus mencari berbagai terobosan agar semakin banyak masyarakat bisa memiliki tempat tinggal yang layak.
“Kami bekerja keras melalui berbagai program dan terus mencari cara terbaik untuk melipatgandakan jumlah rumah yang dapat dinikmati rakyat,” ucapnya.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-