Bahlil Gebrak Mesin Golkar, Konsolidasi Daerah Ditarget Beres Sebelum Oktober

Bahlil Gebrak Mesin Golkar, Konsolidasi Daerah Ditarget Beres Sebelum Oktober

Bahlil Lahadalia meminta konsolidasi Golkar di daerah rampung Oktober 2026 untuk memperkuat mesin partai dan mengejar tambahan kursi Pemilu 2029.-Foto: Antara-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mulai menghitung langkah menuju Pemilu 2029. Para kader di daerah diminta tidak lagi santai-santai mengurus konsolidasi partai. Targetnya jelas, seluruh musyawarah daerah di tingkat kabupaten dan kota harus kelar paling lambat Oktober 2026.

“Saya meminta kepada Pak Kahar Muzakir sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Kepartaian, saya meminta agar konsolidasi musda-musda di kabupaten dan kota harus selesai paling lambat Oktober ini,” kata Bahlil dalam pengarahan di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Setelah musyawarah daerah kabupaten dan kota rampung, Bahlil meminta konsolidasi tidak berhenti di sana. Mesin partai harus terus dipanaskan sampai tingkat kecamatan, lalu diteruskan hingga ke desa.

Bahlil bahkan tidak ingin memasuki penghujung tahun dengan masih ada cerita soal daerah yang belum beres mengurus konsolidasi. “Dan supaya di 31 Desember tidak ada lagi kita dengar masih ada daerah yang belum melakukan konsolidasi sampai tingkat desa,” ujarnya.

BACA JUGA:Guru PPPK Daerah Bakal Naik Kelas Jadi Pegawai Pusat, Pemerintah Larang Rekrut Staf Baru

Bagi Bahlil, pekerjaan rumah tersebut harus dibereskan tahun ini agar pada 2027 Golkar tidak lagi sibuk dengan agenda konsolidasi rutin. Tahun depan, partai diharapkan bisa lebih fokus menjalankan program dan menyiapkan strategi politik.

Pertanyaannya kemudian, untuk apa konsolidasi dilakukan sedemikian rupa?

Bahlil menilai tidak ada partai politik yang bisa menjadi besar tanpa konsolidasi. Bagi Golkar, konsolidasi tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029 dengan target menambah jumlah kursi parlemen.

Golkar sendiri meraih 102 kursi DPR RI pada Pemilu 2024. Angka tersebut kini menjadi pijakan bagi Bahlil untuk memasang target baru pada pemilu berikutnya.

Menurut Bahlil, persiapan menghadapi pemilu tidak masuk akal jika baru digeber secara masif enam bulan sebelum hari pencoblosan. Kalau baru bergerak ketika kalender pemilu sudah di depan mata, yang bekerja bukan lagi strategi, melainkan kepanikan.

BACA JUGA:Wajah Prabowo Berkibar di Langit Istana, Istana Bilang Itu Kebanggaan, Rakyat Disuruh Paham

“Tetapi akan jauh lebih bagus kalau sekarang kita lakukan, yang enam bulan lagi kita tambah, kasih kencang lagi. Karena target kita adalah untuk bisa nambah kursi, yang sekarang 102 menjadi 100 lebih,” ungkapnya.

Dengan begitu, Golkar tampaknya ingin memastikan mesin partai sudah panas jauh sebelum 2029 datang. Sebab kalau targetnya menambah kursi, pekerjaan rumahnya bukan sekadar memasang baliho menjelang pemilu, melainkan memastikan struktur partai dari pusat sampai desa benar-benar hidup dan bekerja.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya